Belajarlah Dari Ketegaran Sang Karang, Bahkan Ketika Wafat pun Bermanfaat .. :)

Perjalanan hidup setiap orang itu berbeda, ada orang yang ketika lahir diiringi penuh dengan kebahagiaan dan hidup dengan nyaman, dan ada pula orang yang hidup diiringi dengan kesulitan dan penuh dengan tantangan. Namun apakah kita harus menyerah dan mengeluh dengan keadaan ??

Sahabat, setiap keadaan memiliki arti dan hikmah yang tersirat. Jadi, kita tidaklah patut jika harus mengeluh berlebihan.   Memang, Allah telah menjelaskan bahwa manusia itu memiliki sifat keluh dan kesah sebagaimana firmannya : “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir” (QS. Maryam : 21).

Jadi, bukanlah hal yang asing apabila seorang insan mengeluh atas maslah-masalah yang sedang dialami.. Karena itulah sifat dasar manusia. Yang sangat disayangkan adalah apabila insan tersebut mengeluh dengan berlebih-lebihan.

Mengeluh boleh saja,, akan tetapi harus diimbangi dengan keikhlasan dan kesabaran.. Setiap manusia pasti pernah merasakan sedih yang mendalam ketika ditimpa masalah,, dan setiap orang memiliki cara tersendiri untuk mengatasi masalah tersebut,, (baca : unik).

Cara mengatasi masalahnya.. ada yang dengan cara dewasa,, kanak-kanak.. bahkan ada yang sampai bunuh diri. Ckckckck (parah banget yaa??:P)

Baik cara dewasa maupun cara kanak-kanak tidaklah masalah,, yang penting bisa menemukan jalan keluar.. Yang jadi masalah ini,, apabila menghadapi masalah sampai bunuh diri itu loh.. hmmm.. Seakan sudah tidak punya harapan untuk memperoleh kebaikan lagi di dunia..

Dan yang perlu kita yakini dalam hati bahwasanya Allah tidak pernah memberikan cobaan kepada suatu kaum melainkan sesuai dengan kesanggupannya.. dan tentu pula,, semakin tinggi tingkatan iman seorang hamba,, Allah akan mengujinya sesuai dengan tingkatannya., seperti ketika kita duduk di bangku sekolah,, ujian tingkat SMP, SMA dan PT,, berbeda bukan??

Simaklah firman Allah berikut ini :

Kutipan 1 :

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: Kami telah beriman, sedang mereka tidak diuji lagi? (Al-Ankabut: 2)

Kutipan 2 :

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.” (QS. Al-Baqoroh : 286)

Betapa sayangnya Allah kepada kita,, jika saja tidak ada masalah, ujian ataupun cobaan,, bisakah kita menjadi dewasa dalam berpikir, bertindak dan mengambil keputusan ??

Dan.. pernahkah sahabat memperhatikan terumbu karang ?

Terpendam di dasar lautan,, terhempas ombak,,, mulai dari gelombang yang kecil hingga yang besar.. tetapi tetap saja berdiri tegak.. diantara berbagai biota laut.. terumbu karanglah yang paling kuat dengan berbagai perubahan..

Sesungguhnyalah, salah satu pelajaran yang bisa dipetik adalah bahwa meskipun dewasa ini menghadapi ancaman berat, Great Barrier Reef (baca : terumbu karang) tidak mudah menyerah. Bukankah selama ini pun sang terumbu karang dengan gagah perkasa sanggup melawan perubahan yang sangat ganas..?

Selain ketegarannya, terumbu karang pun sangat bermanfaat bagi biota laut lainnya, terumbu karang ini menjadi tempat penyedia makanan bagi penghuni lautan serta menjadi tempat perlindungan juga taman bawah air nan mempesona yang diminati oleh manusia, kalaupun coral ini kemudian mati maka kematiannyapun tidak sia – sia sebab ia masih menjadi tempat tinggal dan dasar bertumbuhnya terumbu karang yang baru.

Dan dari sebuah karang yang kecil lemah dan sangat rapuh ini lambat laun menjadi sesuatu yang besar kokoh dan tegar yaitu sebuah pulau karang atau atol yang menjadi tempat bersinggahnya burung – burung bahkan tanaman pun dapat tumbuh diatasnya. Dan dalam situasi apapun terumbu karang ini menerima keadaan dan bahkan sanggup mengubah sesuatu yang sangat buruk sekalipun menjadi sangat indah, seperti ketika terumbu karang menghiasi bangkai kapal – kapal yang karam didasar lautan.

Begitulah.. sepenggal cerita dari ketegaran Sang karang..

Betapa banyaterumbu-karang-225x300k hikmah yang tersirat dalam berbagai ciptaan Allah..salah satunya pada terumbu karang ini,, Mengapa hikmah yang ada pada ciptaan Allah tersirat ??? (ayo tebak :P)

Semua itu.. karena Allah menginginkan hambaNya bertafakur (baca : berpikir), sehingga dengan berpikir itulah seorang hamba dapat memaknai betapa hebatnya ciptaan Allah,, dan tentunya kita paham bahwasanya tidak ada satupun ciptaan Allah yang sia-sia, tanpa ada hikmah yang melekatl.. Dan dengan berpikirnya kita betapa hebatnya ciptaan Allah, maka tentu saja kita akan berpikir bahwa penciptanya pasti Lebih hebat dari apa yang diciptakan.. Allah SWT. Allahu Akbar!  ^__^

Advertisements

BERSAHABAT DENGAN MASALAH..

Seringkali kita berpikir masalah kehidupan kian datang tanpa henti. Seolah setiap desah nafas selalu timbul saja masalah. Masalah bak musuh yang siap menerkam.

Tapi.. Apakah kita pernah berpikir.. Proses pendewasaan kita hingga saat ini, tidak lepas dari masalah-masalah yang muncul di kehidupan kita. Dewasa dan masalah itu berbanding lurus. Semakiin dewasaa seseorang.. maka masalah yang dihadapi pun semakin besar.. Dan juga semakiin besar masalah yang dihadapi oleh seseorang.. maka semakin dewasalah orang tersebut..

Sebagian orang sangat mendamba kehidupan yang berada pada zona aman, tanpa aral yang melintang. Tapi Sebagiannya lagi malah mencari tantangan dan keluar dari zona aman. (Mana yang mau teman-teman pilih??)

Setiap pilihan ada resiko yang harus dihadapi. Berada pada zona aman dengan harapan tidak ada satupun aral yang melintas di depan kita.. itu sama saja mengerdilkan jiwa dan potensi kita. Padahal Allah SWT telah menciptakan manusia itu dengan sempurna dan menitipkan potensi terbesar dalam diri manusia, tetapi jika manusia itu menyadari dan mampu menggali potensi tersebut… yuk simak Firman Allah SWT berikut ini :

Kutipan 1

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. (Q.S. At-Tin, 95: 4)

Kutipan 2

Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka ke daratan dan lautan, Kami beri mereka rizki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. (Q.S. Al-Isra, 17: 70)

Kutipan 3

Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: “Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang yang benar!”
Mereka menjawab: “Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

Allah berfirman: “Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini”. Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman: “Bukankah sudah Ku katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?” (QS Al Baqarah:31-34)

Allahu Akbar.. Allah Maha Besar.. yang telah menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya. .

Dengan modal potensi yang diberikan Allah kepada kita itulah seharusnya kita memiliki keberanian untuk keluar dari zona aman dan berkecimpung dengan zona penuh tantangan, dan berbagai masalah yang mungkin akan dihadapi. Jadikanlah masalah sebagai sahabat hidup kita.. J

Jangan pernah katakan, “Wahai Allah cobaan ini Begitu Besar, tapi katakan Wahai Cobaan !! Aku memiliki Allah Yang Maha Besar “.

Percayalah.. Ada Masalah Ada Jalan Keluar. Dan pastinya masalah yang kita hadapi sudah sesuai dengan takaran kemammpuan kita.. sesuai dengan Firman Allah berikut ini..

Kutipan 4

”Allah tidak akan membebani hambaNya melainkan sesuai dengan kemampuan hambaNya” (Q.S. al-Baqarah : 286)

Bagaimana…??? masihkah sahabat takut dalam menghadapi masalah..???

masalah
Masalah..?? Hadapi.. Hadapi.. Hadapi..!!
 
TETAP SEMANGATT… ^__^

Sebening Embun, Seindah Mentari.. Setulus Semesta..